ya ! memang hanya sebatas RETORIKA
apa kamu tau bahwa KATAku masih melata di ufuk khayalku
kmudian terjebak di kerangkeng otak yang berdebu yang menjadikannya semu,,,, arrrrgh farhana bagaimana kalimat dapat kamu renda,sementara huruf masih tertatih kau eja,,,,,
Kataku masih merayap di lubuk anganku
Terperangkap di jejaring sang waktu
Padahal, pena sudah mengetuk-ngetuk jiwa
dan puisi tak henti-henti mencambuk sukma
Lelah ku arungi samudera wacana
demi meramu cerita dari percikan realita
Letih ku layari muara tanda petanda
demi meracik kisah dari serpihan fenomena
Sibuk aku dengan jejalan kata yang meronta
sementara benak masih tersumbat timbunan tanya
apa semua hanya sebatas retorika? :-/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar