Kamis, 19 Juli 2012

Sang Pemain Biola "krasivaya devushka"

Assalamu'alaikum saudaraku yg ad d jakarta sampe d jalur gaza,, yuk ttp ceria kita sambut bulan puasa yaaa ^_^ Sebuah kisah untuk teman, sahabat, adik dan kakak,,,

yg mungkin saaat ini sedang begitu khawatir atau galau tiada tara dgn perkataan dan pikiran org lain trhadap kemampuan yg dimiliki.. so hayuk kita simak kisah sederhana yg ingin sy smpaikan buat kalian smua (:

Ada seorang gadis muda yg sangat suka memainkan biola, sebut saja krasivaya devushka dan dia biasa dipanggil VAYA,, kepandaiannya memainkan biola begitu luar biasa, tp yg sgt disayangkan, vayai bisa memainkan biola tanpa instruktur atau pelatih khusus yaahhh bisa dibilang otodedek eh otodidak :D

hal yg sgt disayangkan itu gak mnjadi kendala bagi dia untuk menyalurkan bakat yg dia miliki, sehingga akhirnya vaya seringkali mnjadi juara diberbagai prlombaan yg diadakan di sekolahnya. Dia brpikir, dgn ap yg dimilikinya saat ini, suatu saat apabila sdh dewasa nanti dia akan mnjadi pemain biola kelas dunia, dia jg mmbayangkan dirinya dan biolanya itu bisa mngikuti festival di berbagai negara sprti di korea, kairo, rusia, china, jepang, amerika serta ditonton oleh ribuan org yg jg memberikan aplouse / tepukan tangan yg begitu meriah kepadanya. suatu ketika, kota tmpat tinggal vaya dikunjungi oleh pakar atau pemain biola yg cukup terkenal yg berasal dr luar negeri,,

pakar ini sangat hebat karna dr tangan dinginnya itu tlah banyak mnghasilkan pemain2 biola kelas dunia. Tentu saja kesempatan ini gak dilewatkan begitu saja oleh vaya, krn ini mrupakan ksempatannya agar bisa mnjadi pemain biola sukses yg dia impikan sbelumnya, maka vaya ingin sekali mnunjukkan kemahirannya di depan Sang Pakar trsbut, bahkan jika diizinkan, vaya senang sekali kalau dpt ksempatan tuk mnjadi muridnyat.. namun akhirnya ksempatan itu dtg jg,, vaya brhasil mnjumpai sang pakar dibelakang panggung, seusai pentas seni yg diadakan di kotanya...

Vaya, gadis muda dan cerdas ini bertanya,, "Pak, sy ingin skali mnjadi pemain biola kelas dunia, apakah bpk punya sdikit waktu untuk mnilai saya mmainkan biola ini? sy ingin tahu pendapat bpk setelah mndengar sy memainkannya". "sang pakar dengan santay n manyun krn sdh trlalu lelah mnjawab dgn nada datar,, hhh okeh mainkan biola itu ddepan saya selama 10 menit" tegas sang pakar.. blm jg 10 menit brlalu, sang pakar bangun lalu brdiri dr kursinya, tanpa sepatah kata pun ia lalu meninggalkan vaya begitu saja,,, betapa hancur, betapa runtuhnya semangat vaya stelah melihat sikap sang pakar...

vaya langsung lari keluar dan pulang kerumah sambil menangis tersedu2,, vaya mnjadi benci trhadap dirinya sndiri, trnyata prmainan biola yg selama ini dia banggakan gak ad apa2nya stelah dia mnunjukkan kmahirannya didpn sang pakar,, kmudian dia ambil biola satu2nya itu dan dia lemparkan hingga biola itu hancur brkeping2,, sejak saat itu vaya bersumpah tidak akan pernah memiankan biola lg )': puluhan tahun berlalu, vaya kini tlh mnjadi ibu rumah tangga dan mmiliki 3 orang anak,, untuk menghidupi keluarganya, vaya bekerja mnjadi pelayan dr sebuah toko di sudut jalan,, suatu ketika, kmbali lg pagelaran festival kesenian di kotanya,, nampak sang pakar berada diantara para pemain biola yg msh trlihat muda di belakang panggung,,

Sang pakar nampak tua, dgn rambutnya yg sudah memutih,, vaya dan tiga org anaknya jg dtg ke festival trsebut,, seusai acara, vaya mmbawa ketiga anaknya ke belakang panggung untuk mencari sang pakar lalu mmperkenalkan ketiga anaknya kpd sang pakar,,, Tentu saja, sang pakar masih mngenali vaya, ibu muda yg pernah memainkan biola dihadapannya,,, kemudian mrk bercerita dgn penuh keakraban,, lalu vaya bertanya,,, "Pak, ad satu prtanyaan yg sejak dahulu mengganjal di hati saya,, ini mengenai penampilan sy sewaktu memainkan biola di hadapan anda brtahun tahun silam,, sebegitu jelekkah penampilan saya saat itu, sehingga anda langsung pergi meninggalkan sy begitu saja, tanpa mngatakan sepatah katapun?" “Pak, ada satu pertanyaan yang mengganjal di hati saya.

Ini tentang penampilan saya sewaktu menari di hadapan anda bertahun-tahun yang silam. Sebegitu jelekkah penampilan saya saat itu, sehingga Anda langsung pergi meninggalkan saya begitu saja, tanpa mengeluarkan sepatah katapun?” sang pakar mnjawab " oh ya, sy ingt peristiwa itu,, terus terang, sy blm pernah melihat n mndengar ssorang bisa begitu indah memainkan biola sprti kamu memainkannya,, sy smpat berfikir kalau kamu pasti bisa mnjadi pemain biola kelas dunia,, tp sy tidak mngerti mengapa kamu tiba2 berhenti dr dunia biola", jawab sang pakar.. Vaya sngt terkejut sprti tersetrum jutaan volt yg mngalir kdlm tubuhnya stlh mndengar jawaban sang pakar,, "ini tidak adil,"seru vaya dgn brlinang air mata dan bergetar lirih mngeluarkan suaranya itu,, "sikap anda tlah mncuri smua impian saya,,

kalau memang sy memainkan biola sngt bagus, mengapa anda mninggalkan sy begitu saja ketika sy baru memainkan biola bberapa menit,, anda seharusnya memuji sy, bukan mngacuhkan sy begitu saja,,, seharusnya mungkin saat ini sy sudah mnjadi pemain biola kelas dunia, bukan hnya mnjadi pelayan di sebuah toko!" lalu dengan tenang sang pakar mnjawab, "tidak,,,tidak, sy rasa sy sudah mngambil sikap dgn benar, kamu tidak harus makan satu gentong madu untuk membuktikan kalau madu itu manis bukan?,, dmikian juga dgn saya, sy tidak harus mnyaksikan dan mndengarkan anda selama 10 menit hanya untuk mmbuktikan kalau kamu memainkan biola dgn begitu sempurna,, jujur, malam itu sy jg sgt lelah krn stlh pertunjukan,,,

maka sejenak sy meninggalkan kamu, untuk mengambil kartu nama saya, dan berharap kamu mau menghubungi sy lg keesokan harinya,,, tp sy trkejut trnyata kamu sudah pergi ketika sy kmbali ktmpt km mmainkan biola itu,, satu hal yg harus km ingat, bahwa kamu hrus FOKUS pd impianmu BUKAN pd ucapan ataupun tindakan seseorang,, lalu PUJIAN? kamu mngharapkan PUJIAN???? hhhh,,, waktu itu km sedang brtumbuh proses pendewasaan, asal kamu tahu saja, pujian itu sprti pedang bermata dua,, adakalanya memotivasimu, bisa pula melemahkanmu bahkan membunuh impianmu itu,,, krn FAKTANYA sy mlihat bhw sbagian besar pujian yg dberikan pd saat ssorg sdg bertumbuh hnya akan membuat dirinya puas dan pertumbuhannya berhenti,, sy justru lbih suka mngacuhkanmu, agar hal itu bisa melecutmu utk bertumbuh lbh cepat lg,, lagipula pujian itu spantasnya dtg dr keinginan sy sndiri, tidak pantas kamu meminta pujian dr org lain (: to be continued~

yahhh,,, begitulah sekilas kisah yg sy sampaikan buat kalian semua,, kalian paham kan, sbenernya cuma masalah SEPELE',, seandainya waktu itu vaya tidak menghiraukan apa yg trjadi dan ttp memainkan biolanya tanpa menunggu atau mngharapkan pujian, mungkin hr ini vaya suadah mnjadi pemain biola kelas dunia,, mungkin vaya sakit hati pd waktu itu, tp sakit hati itu akan cepat hilang begitu dia ad keinginan utk berlatih lagi kan,,, sgt disayangkan sakit hati itu karna penyesalan vaya setelah mmainkan biolanya wktu itu gak akan pernah bisa hilang slama-lamanya,,,,,,,"

1 komentar: